Skip to content

>SANG PENGEMBALA DAN KAMBING

September 26, 2010

>

Di suatu desa yang terpencil hiduplah seorang pemuda pengembala kambing, pemuda tersebut masih bujangan dan hidup jauh dari penduduk, kambing yang dia gembalai terdiri dari ratusan ekor kambing betina dan hanya terdapat beberapa ekor saja kambing pejantannya.

Pada suatu hari sang pemuda sangat bergairah untuk melakukan gutuan, tetapi tidak ada seorang wanita pun yang ada di desa tempat ia mengembala, jika ia pergi ke desa tetangga akan membutuhkan waktu hampir seminggu, lama ia berfikir dimana dia melampiaskan hasrat tersebut, lalu ia memperhatikan sekeliling dan ia pun berkata dalam hati “Kenapa enggak ku ajak kambing ini aja untuk ku gitu-gituan” Segera sang pemuda pengembala menangkap seekor kambing betina dan mengikatnya di pagar kandang dan beberapa menit kemudian selesailah hasrat busuk sang pengembala.

Sang pengembalapun mengurung kambing tersebut disebuah kandang dan hampir setiap saat dia melakukan gituan dengan kembing tersebut, tiga bulan kemudian sang kambing hamil, padahal kambing jantan tidak pernah menyentuh kambing tersebut, melainkan hanya sang pengembala saja, sang pengembala sangat yakin janin yang sedang di kandung oleh sang kambing adalah buah hasil perbuatan busuknya.
sang pengembala sangat takut kalau-kalau lahir nanti bayi kambing berkepala manusia, atau mungkin bayi manusia berkepala kambing.

Singkat cerita, tibalah saat kambing melahirkan, sang pengembala sangat gelisah, dia menunggu kehadiran sang anak kambing yang bakal aneh dan cacat, pertama tama keluarlah kepala mungil, syukur kepala yang muncul adalah kepala kambing, berarti aman, kedua keluar tangan dan tangan yang muncul adalah tangan kambing, lagi-lagi aman. yang terakhir adalah kaki, setelah muncul kepala dan tangan berbentuk kambing bisa jadi kaki adalah kaki manusia dan keluarlah kaki dan ternyata kaki adalah kaki kambing, akhirnya sang pengembala sangat senang karena anak yang lahir adalah 100% kambing, itu artinya ulah busuknya enggak bermasalah.

Tiba-tiba sang pengembala mendengar suara panggilan “papah, papah, papah…” sang pengembala heran darimana asal suara tersebut? Sang pengembala berfikir positif, pasti dia salah dengar tapi selang beberapa detik saja lagi-lagi terdengar suara panggilan “papah, papah,papah…” Sang pengembala menengok kearah kandang kambing, terlihat anak kambing memanggil dirinya “papah, papah, papah…”

From → humor dewasa

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: